Karya Wisata ke Jogja

Paket Wisata Jogja
Candi Prambanan

Karya Wisata ke Jogja | Penawaran paket study tour Yogyakarta murah ut sekolah SMP & SMA. Wisata edukasi, desa Pentingsari, Taman Pintar, Kraton Jogja, masih banyak obyek wisata lainnya. Belajar sambil berwisata.| Hubungi kami : 0821-1106-7801

Karya Wisata Ke Jogja

Yogyakarta terkenal sebagai salah satu tujuan pariwisata dan merupakan obyek wisata utama di Indonesia. Sejumlah besar pejabat, termasuk para pemimpin negara dan wisatawan lokal maupun manca negara telah mengunjungi Yogyakarta.

Dan sudah banyak sekolah yang menjadikan tujuan utama untuk karya wisata ke Jogja bagi murid-muridnya.

Berbagai tempat wisata di Jogja yang bertema sejarah dan edukasi ada di sekitar sini. Seperti : Keraton Yogyakarta, Candi Borobudur, Prambanan dengan seni pertunjukan Ramayana Ballet. Gunung Merapi dengan Merapi Park dan Merapi Lava Tour sebagai salah satu destinasi wisata Jogja yang diunggulkan. Ketep Pass dengan Volcano theater, Tebing Breksi sebagai obyek wisata Jogja  yang bertema edukasi geologi, desa wisata dan edukasi Pentingsari, dll. Berikut ini akan diberikan ulasan mengenai Desa Wisata Pentingsari :

Desa Wisata Pentingsari

Desa Pentingsari berbentuk seperti semenanjung. Di mana sebelah barat terdapat lembah yang sangat curam yaitu Kali Kuning. Sebelah selatan terdapat lembah yang berupa Goa Ledok / Ponteng dan Gondoran. Sebelah timur terdapat lembah yang curam yaitu Kali Pawon. Dan sebelah utara merupakan dataran. Yang dapat berhubungan langsung dengan tanah di sekeliling kelurahan Umbulharjo sampai ke pelataran gunung Merapi.

Desa Pentingsari terdiri dari dua dusun yaitu Bonorejo dan Pentingsari. Ditetapkan sebagai desa wisata pada tanggal 15 Mei 2008. Tempat wisata di Jogja ini baik dikunjungi oleh siswa-siswi TK (taman kanak-kanak) sampai SMA. Untuk berwisata sambil belajar: pertanian, peternakan, perikanan, kesenian dan bersosialisasi (hidup bermasyarakat). Dan tempat ini sekarang menjadi salah satu destinasi karya wisata ke Jogja bagi pelajar dari berbagai kota.

Silahkan ditonton video berikut ini :

Ayo tentukan tujuan karya wisata ke Jogja anda. Nikmati Study Tour Jogja sesuai dengan keinginan anda. Kami menyediakan paket wisata Jogja dengan berbagai pilihan tempat wisata di Jogja yang lengkap.

Sebagai Study Tour Jogja Organizer kami siap membantu menyiapkan segalanya. Seperti mengurus akomodasi, tempat tujuan wisata Yogyakarta dan membuat itinerary perjalanan. Semua disesuaikan dengan kebutuhan, keinginan dan anggaran anda.

Hubungi kami untuk memperoleh informasi / konsultasikan rencana karya wisata ke Jogja sekolah anda.

KLIK >>>> VIA WA 0821-1106-7801

Kenapa Memilih Karya Wisata ke Jogja bersama kami.?

A. Harga Ekonomis.

Kami dapat menyesuaikan paket karya wisata ke Jogja sekolah Anda. Sesuai dengan tujuan, tema yang akan diambil dan anggaran Anda. Berikut ini beberapa paket yang kami sediakan dengan program untuk pelajar :

Untuk penawaran karya wisata ke Jogja ini, kami akan berikan alternatif tempat wisata tambahan untuk pelajar SMA ke Universitas Gajah Mada atau Universitas Negeri / Swasta lainnya.

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa tentang dunia mahasiswa yang akan mereka jalani.

Sedangkan untuk pelajar SMP ke keraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau tempat untuk wisata edukasi lainnya seperti Taman Pintar.

B. Akomodasi yang nyaman dan aman.

Kami menggunakan akomodasi berupa sarana transpotasi bis terbaru dengan supir berpengalaman yang membuat nyaman perjalanan anda. Dan hotel / penginapan yang nyaman akan membantu istirahat anda setelah seharian berwisata.

C. Tempat wisata di Jogja yang menarik dan mendidik.

Karena paket yang kami tawarkan adalah untuk perjalanan karya wisata ke Jogja yang menggabungkan wisata sejarah, edukasi, seni, dan keindahan alam.

Selain itu masih banyak lagi tempat yang dapat dijadikan tujuan pariwisata Jogya. Seperti Parang Tritis, dengan keindahan pantainya. Maupun wisata alam yang mempesona seperti Hutan Pinus Mangunan, Puncak Becici, dan lainnya. Yang bisa dijadikan tempat liburan ke Jogja. Berikut ini kami sampaikan beberapa destinasi wisata yang dapat dikunjungi untuk program study tour Jogja.

Karya Wisata Jogja ke Borobudur

Adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini berlokasi di kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta.

Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar abad ke-8 masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia (sumber dari wikipedia).

Tempat pariwisata Jogja ini sudah terkenal seantero dunia.

Karya Wisata Jogja ke Prambanan

Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu. Yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.

Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna ‘Rumah Siwa’). Dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan (sumber dari wikipedia).

Obyek wisata Jogja ini juga sering menampilkan pertunjukan sendratari Ramayana.

Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. ang kini berlokasi di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Walaupun kesultanan tersebut secara resmi telah menjadi bagian Republik Indonesia pada tahun 1950. Kompleks bangunan keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal sultan dan rumah tangga istananya yang masih menjalankan tradisi kesultanan hingga saat ini.

Keraton ini kini juga merupakan salah satu objek wisata di Kota Yogyakarta. Sebagian kompleks keraton merupakan museum yang menyimpan berbagai koleksi milik kesultanan. Termasuk berbagai pemberian dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, dan gamelan.

Dari segi bangunannya, keraton ini merupakan salah satu contoh arsitektur istana Jawa yang terbaik. Memiliki balairung-balairung mewah dan lapangan serta paviliun yang luas (sumber dari wikipedia).

Destinasi wisata Jogja ini banyak dikunjungi oleh siswa-siswi dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi untuk belajar sejarah kota Yogyakarta. Meraka biasanya menamakannya sebagai karya wisata ke Jogja atau study tour Jogja.

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg adalah sebuah benteng yang terletak di depan Gedung Agung dan Kraton Kesultanan Yogyakarta. Sekarang, benteng ini menjadi sebuah museum. Di sejumlah bangunan di dalam benteng ini terdapat diorama mengenai sejarah Indonesia.

Benteng Vredeburg Yogyakarta berdiri terkait erat dengan lahirnya Kasultanan Yogyakarta. Perjanjian Giyanti 13 Februari 1755 yang berhasil menyelesaikan perseteruan antara Susuhunan Pakubuwono III dengan Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengku Buwono I kelak). Adalah merupakan hasil politik Belanda yang selalu ingin ikut campur urusan dalam negeri raja-raja Jawa waktu itu (sumber dari wikipedia). Tempat wisata Yogyakarta ini berdekatan dengan keraton, gedung Agung dan Malioboro.

Karya Wisata Jogja ke Tebing Breksi

Tebing Breksi merupakan tempat wisata yang berada di kawasan Kabupaten Sleman. Lokasinya berada di sebelah selatan Candi Prambanan, dan berdekatan dengan Candi Ijo serta Kompleks Keraton Boko. Lokasi Wisata Tebing Breksi Jogja berada di Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebelum menjadi tempat wisata, lokasi Taman Tebing Breksi sebelumnya adalah tempat penambangan batuan alam. Kegiatan penambangan ini dilakukan oleh masyarakat sekitar. Di sekitar lokasi penambangan terdapat tempat-tempat pemotongan batuan hasil penambangan untuk dijadikan bahan dekorasi bangunan.

Sejak tahun 2014, kegiatan penambangan di tempat ini ditutup oleh pemerintah. Penutupan ini berdasarkan hasil kajian. Yang menyatakan bahwa batuan yang ada di lokasi penambangan ini merupakan batuan yang berasal dari aktivitas vulkanis Gunung Api Purba Nglanggeran. Kemudian lokasi penambangan ditetapkan sebagai tempat yang dilindungi dan tidak diperkenankan untuk kegiatan penambangan.

Setelah penutupan aktivitas tambang tersebut, masyarakat mendekorasi lokasi bekas pertambangan ini menjadi tempat wisata yang layak untuk dikunjungi. Tepatnya pada bulan Mei 2015, Tebing Breksi ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai tempat wisata baru di Jogja (sumber dari wikipedia).

Tempat Wisata Yogyakarta ini baik dikunjungi oleh pelajar dan mahasiswa. Karena selain berwisata juga dapat belajar mengenai ilmu Geologi tentang batu kapur.

Karya Wisata Jogja ke Gunung Merapi

Gunung Merapi (ketinggian puncak 2.930 mdpl, per 2010). Adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia.

Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah. Yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat. Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur. Serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004 (sumber dari wikipedia).

Biasanya dalam Paket wisata Jogja akan ditawarkan Merapi Lava Tour. Yaitu mengunjungi tempat-tempat sisa erupsi beberapa tahun yang lalu dengan menggunakan mobil Jeep dalam paket tournya.

Karya Wisata Jogja ke Pantai Parangtritis

Parangtritis merupakan objek wisata yang cukup terkenal di Yogyakarta. Selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup, Krakal dan Glagah. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya. Yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung-gunung pasir di sekitar pantai, yang biasa disebut gumuk. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak Pemkab Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas Parangtritis.

Di Parangtritis ada juga ATV, kereta kuda & kuda yang dapat disewa untuk menyusuri pantai dari timur ke barat. Selain itu Parangtritis juga merupakan tempat untuk olahraga udara / aeromodeling.  Obyek wisata Jogja di sekitar Parangtritis dapat dibaca di sini >>>.

Jalan Malioboro

Jalan Malioboro sangat terkenal dengan para pedagang kaki lima yang menjajakan kerajinan khas Jogja. Dan warung-warung lesehan di malam hari yang menjual makanan gudeg Jogja. Serta terkenal sebagai tempat berkumpulnya para seniman yang sering mengekpresikan kemampuan mereka. Seperti bermain musik, melukis, hapening art, pantomim, dan lain-lain di sepanjang jalan ini.

Terdapat beberapa objek pariwisata Jogja bersejarah di kawasan tiga jalan ini. Antara lain Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Gedung Agung, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret  (sumber dari : wikipedia)

Selain tujuan wisata tersebut di atas, masih banyak tempat wisata di Jogja yang menarik lainnya. Anda dapat menentukan tempat tujuan wisata sendiri sesuai kebutuhan, keinginan dan budget anda. Semoga semuanya akan menjadikan Study Tour Jogja dan liburan ke Jogja Anda menjadi kenangan yang tidak terlupakan.

Berikut ini salah satu penawaran Paket Study Tour ke Jogja 5 hari 2 malam yang banyak diminati oleh sekolah-sekolah di Jabodetabek. Silahkan

KLIK >>>>VIA WA 0821-1106-7801

Atau ikuti kami di :

Twitter : @RatunyaTravel

Instagram : @ratunya_travel

Terima kasih telah membantu Klik “SUKAI”

Fans Page : Paket Wisata dan Study Tour Jogja

Sekilas Tentang Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat provinsi di Indonesia yang merupakan peleburan Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. Terletak di bagian selatan Pulau Jawa, dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2 ini terdiri atas satu kotamadya, dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan, dan 438 desa/kelurahan. Menurut sensus penduduk 2010 memiliki populasi 3.452.390 jiwa dengan proporsi 1.705.404 laki-laki, dan 1.746.986 perempuan, serta memiliki kepadatan penduduk sebesar 1.084 jiwa per km2.

Penyebutan nomenklatur Daerah Istimewa Yogyakarta yang terlalu panjang menimbulkan penyingkatan nomenklatur menjadi DI Yogyakarta atau DIY. Daerah Istimewa Yogyakarta sering dihubungkan dengan Kota Yogyakarta sehingga secara kurang tepat sering disebut dengan Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta. Walau secara geografis merupakan daerah setingkat provinsi terkecil kedua setelah DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta ini terkenal di tingkat nasional, dan internasional, terutama sebagai tempat tujuan wisata andalan setelah Provinsi Bali. Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami beberapa bencana alam besar termasuk bencana gempa bumi pada tanggal 27 Mei 2006, erupsi Gunung Merapi selama Oktober-November 2010.

Sejarah Yogyakarta

Sebelum Indonesia merdeka, Yogyakarta merupakan daerah yang mempunyai pemerintahan sendiri atau disebut Zelfbestuurlandschappen/Daerah Swapraja. Yaitu Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman. Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan oleh Pangeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1755. Sedangkan Kadipaten Pakualaman didirikan oleh Pangeran Notokusumo (saudara Sultan Hamengku Buwono II) yang bergelar Adipati Paku Alam I pada tahun 1813.

Pemerintah Hindia Belanda mengakui Kasultanan, dan Pakualaman sebagai kerajaan dengan hak mengatur rumah tangganya sendiri yang dinyatakan dalam kontrak politik. Kontrak politik yang terakhir Kasultanan tercantum dalam Staatsblaad 1942 Nomor 47, sedangkan kontrak politik Pakualaman dalam Staatsblaad 1941 Nomor 577. Eksistensi kedua kerajaan tersebut telah mendapat pengakuan dari dunia internasional, baik pada masa penjajahan Belanda, Inggris, maupun Jepang. Ketika Jepang meninggalkan Indonesia, kedua kerajaan tersebut telah siap menjadi sebuah negara sendiri yang merdeka, lengkap dengan sistem pemerintahannya (susunan asli), wilayah, dan penduduknya.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Sri Sultan Hamengkubuwana IX dan Sri Paku Alam VIII menyatakan kepada Presiden RI, bahwa Daerah Kasultanan Yogyakarta dan Daerah Pakualaman menjadi wilayah Negara RI. Bergabung menjadi satu kesatuan yang dinyatakan sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sri Sultan Hamengkubuwana IX dan Sri Paku Alam VIII sebagai Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI. Hal tersebut dinyatakan dalam :

  1. Piagam kedudukan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII tertanggal 19 Agustus 1945 dari Presiden RI.
  2. Amanat Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII tertanggal 5 September 1945 (dibuat secara terpisah).
  3. Amanat Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paku Alam VIII tertanggal 30 Oktober 1945 (dibuat dalam satu naskah).

Peran Yogyakarta dalam Republik Indonesia

Dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), DIY mempunyai peranan yang penting. Terbukti pada tanggal 4 Januari 1946 sampai dengan tanggal 27 Desember 1949 pernah dijadikan sebagai Ibu kota Negara Republik Indonesia. Tanggal 4 Januari inilah yang kemudian ditetapkan menjadi hari Yogyakarta Kota Republik pada tahun 2010.

Pada saat ini Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwana X. Dan Kadipaten Pakualaman dipimpin oleh Sri Paku Alam X. Yang sekaligus menjabat sebagai Gubernur, dan Wakil Gubernur DIY. Keduanya memainkan peran yang menentukan dalam memelihara nilai-nilai budaya, dan adat istiadat Jawa dan merupakan pemersatu masyarakat Yogyakarta. (Sumber dari : wikipedia)

Peta Jabodetabek